Posts

Showing posts with the label WAMENAG INDONESIA

Jemaah Haji Di Deportasi, Wamenag Ingatkan Masyarakat Selektif Pilih Travel

Image
   Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi (Foto:  Dok. Kemenag ) Jakarta  –  Penyelenggaraan Haji tahun ini memberikan catatan penting bagi masyarakat Indoensia. Hal ini karena ada sejumlah warga negara Indonesia yang melakukan haji furoda namun terkena deportasi. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi merasa prihatin dengan kasus 46 jemaah calon haji furoda yang dideportasi. Ia mengingatkan masyarakat agar selektif dalam memilih travel, jika ingin naik haji dengan visa mujamalah atau non kuota. Zainut prihatin karena hingga sekarang masih ada kasus penggunaan visa tidak resmi untuk berhaji. Ia menyebut biro perjalanan yang melayani jemaah haji furoda harus mengantongi izin dan pengalaman dalam penyelenggaraan ibadah haji furoda. "Harapan kami agar betul-betul dilaksanakan oleh travel yang memiliki izin, juga punya pengalaman sebagai travel yang tingkat pelayanan baik dan kualitasnya juga memuaskan," kata Wamenag yang juga Naib Amirul Hajj di Mekkah, Minggu (3/7/2022). ...

Wamenag Ingatkan Masyarakat Tahan Diri Mengenai Kasus Holywings

Image
  Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi (Foto:  MCH 2022 ) Jakarta  –  Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, KH Zainut Tauhid Sa’adi mengaku sangat menyayangkan adanya insiden promosi miras oleh Holywings beberapa waktu lalu di akun Instagram mereka. “Karena kasusnya sudah ditangani oleh kepolisian, maka saya meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis. Menyerahkan semua proses hukumnya kepada pihak yang berwenang,” tegasnya. “Saya yakin polisi, jaksa dan hakim akan bertindak secara profesional, proporsional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan,” pungkasnya.   Dimana promo tersebut ditujukan kepada siapapun pelanggan yang memiliki nama “Muhamad” bagi laki-laki dan “Maria” bagi perempuan bakal mendapatkan gratis 1 botol minuman beralkohol merk Gordon. Sensitif keberagamaan pihak manajemen, sehingga tanpa pikir panjang membuat promosi produk yang dapat melukai perasaan umat beragama,” kata Zainut Tauhid dalam keterangan persnya...