Hasil Kunjungan Jokowi ke Seoul: Korea Selatan Siap Bangun Smart City di Ibu Kota Baru
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Korea Selatan telah sepakat untuk memberikan dukungan untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Keterangan ini disampaikan Jokowi usai bertemu dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-Yeol di Kantor Kepresidenan Yongsan di Kota Seoul, Korea Selatan.
Dukungan yang akan diberikan Korea Selatan itu termasuk juga untuk pembangunan smart city dengan total investasi mencapai 6,37 miliar dolar AS.
“Kami juga telah memulai kerja sama dalam pengembangan IKN Nusantara, antara lain kerja sama dalam pembangunan penyediaan sistem air minum dan capacity building dalam pembangunan smart city,” kata Jokowi.
Jokowi menegaskan bahwa dukungan dari Korea Selatan itu juga dilakukan melalui penandatangan nota kesepahaman kerja sama investasi antara PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) bersama dengan Kementerian Investasi dengan Posco Korea.
Kerja sama antara PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan Posco Korea menyepakati investasi perluasan kapasitas produksi baja, terutama pada industri baja otomotif untuk kendaraan listrik.
Selain itu, Korea Selatan juga telah menyepakati pembangunan instalasi pengolahan limbah cair untuk IKN Nusantara.
Masih tentang perairan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljhono mengatakan bahwa kerja sama Indonesia-Korea Selatan juga mencakup pembangunan instalasi pemurnian air.
Menurut Menteri Basuki, Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan akan memberikan bantuan melalui hibah pembangunan instalasi pemurnian air dengan kapasitas mencapai 300 liter per detik.
“Proyek smart village ini direncanakan dapat mulai dibangun pada 2023 mendatang dengan dukungan dari Korea Selatan,” kata Basuki.
Terakhir, Pemerintah Korea Selatan juga membantu dalam proses pembangunan terowongan bawah laut untuk menghubungkan IKN Nusantara dengan Kota Balikpapan.

Comments
Post a Comment