Bukan Turun Gunung, Tapi Jokowi Turun Tangan Promosikan IKN! Bahlil: Jawab Keraguan Investor


Presiden Jokowi menerima Dewan Penasihat IKN Nusantara, Tony Blair, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 19 Oktober 2022. (Foto: dok.Istimewa)

Jakarta – Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menjelaskan maksud Presiden Joko Widodo atau Jokowi turun langsung dalam mempromosikan investasi di Ibu Kota Nusantara atau IKN. Hal ini Jokowi lakukan di depan para pengusaha hingga investor dalam dan luar negeri di Djakarta Theater semalam.

Menurut Bahlil, hal itu Jokowi lakukan untuk menghilangkan keraguan para calon investor Ibu Kota baru tersebut.

“Bapak Presiden menyampaikan itu dalam rangka memberikan jaminan kepastian, bahwa ga perlu ada keraguan terhadap melakukan investasi di IKN. Sekarang ini sudah banyak yang masuk, bukan berarti banyak yang ragu. Enggak,” ujar Bahlil di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Oktober 2022.

Bahlil menjelaskan, sejauh ini masih ada beberapa investor yang ingin turut membangun IKN. Namun, mereka masih ragu-ragu sehingga Jokowi perlu memberikan kejelasan.

Selain itu, Bahlil menyebut sikap Jokowi mempromosikan IKN menjadi bentuk ketegasan pemerintah bahwa megaproyek itu bakal terus jalan.

“Ketegasan dari Pak Presiden memberikan penjelasan. Itu sebagai wujud dari tanggung jawab pemerintah untuk menjamin investasi dari investor yang masuk di IKN,” ujar Bahlil.

Dalam promosinya semalam, Jokowi menyebut banyak lokasi di kawasan IKN yang terbuka untuk investor mengelolanya. Namun, Jokowi menyebut masing-masing lokasi memiliki harga yang berbeda.

“Investasi terbuka lebar, Bapak Ibu bisa pilih, mau di mana, mau investasi di sebelah mana mau dikawasan inti ya harganya beda, di financial center, di kawasan health care center, di kawasan education center, di housing area, di tourism area silahkan,” ujar Jokowi.

Jokowi optimistis pembangunan IKN akan terus berjalan. Ia bahkan mengklaim upacara 17 Agustus 2024 bakal digelar di Ibu Kota baru tersebut.

“Saya sampaikan ini adalah kesempatan pertama dan kesempatan emas yang tidak akan terulang lagi,” ujar Jokowi Selasa malam, 18 Oktober 2022.

Dalam promosinya kepada pengusaha, Jokowi mengatakan kawasan IKN nanti 70 persennya adalah area hijau. Selain itu, lahan yang digunakan untuk membangun IKN adalah hutan produksi, bukan hutan alam.

“Monokultur yang punya satu jenis pohon yaitu pohon ekualiptus yang setiap 6-7 tahun ditebang,” tutur dia.

Menurut Jokowi, hutan produksi itu ingin dikembalikan jadi hutan heterogen yang diharapkan menjadi hutan hujan tropis lagi di Kalimantan. Sehingga, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, yang pemerintah siapkan pertama kali adalah pusat persemaian yang mulai dibangun Juni 2022, dengan luas lahan kurang lebih 16 hektare dan embung 7 hektare. Pusat persemaian itu, Jokowi berujar, akan digunakan untuk menghijaukan Kalimantan. “Supaya Bapak dan Ibu ingat saya dari Kehutanan,” katanya.

Selain itu, Jokowi menyebut IKN bakal dibangun menjadi kota pintar masa depan. Ibu kota baru yang terletak di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu, kata dia, akan berbasis hutan dan alam yang belum pernah ada di dunia.

“Nusantara adalah kota pintar masa depan, yang berbasis hutan dan alam, belum ada di dunia. Tolong dicarikan karena belum ada, ini yang membedakan,” ujar

Adapun sumber energinya, dia menegaskan, akan berasal dari renewable energy, 80 persen transportasi umum tanpa awak dan supir, sehingga yang dihargai di sana hanya pejalan kaki dan yang suka bersepeda. “Inilah showcase transformasi Indonesia, showcase perubahan peradaban Indoneisa,” ucap Jokowi.

 

Comments

Popular posts from this blog

Usung Konsep Forest City, Finlandia dan Spanyol Lirik Potensi Investasi di IKN Nusantara!

Lestarikan Budaya Dayak, Jokowi Janji Akan Bangun Dayak Center di IKN Nusantara!

Jadilah Salah Satunya! Sekitar 2 Juta Penduduk akan Menghuni IKN Nusantara di 2045 dengan Sejumlah Fasilitas Modern Pendukung!