Good Bye Negara Berkembang, IKN Nusantara Siap Wujudkan Indonesia Jadi Negara Maju!
Design
Ibu Kota Negara Nusantara. (Foto: Ist)
Jakarta
– Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN)
merupakan usaha pemerintah dalam mewujudkan Visi Indonesia 2045.
“Untuk menjadi negara besar, harus dilakukan dengan upaya
yang luar biasa karena tidak mungkin kita membangun biasa-biasa saja, lalu di
2045 tiba-tiba menjadi negara maju,” kata Deputi Bidang Pengembangan Regional
Kementerian PPN/Bappenas Rudy S. Prawiradinata, Selasa (29/3/2022).
Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara nantinya akan membawa
Indonesia lebih maju karena membawa banyak pengaruh positif, tak hanya bagi
masyarakat Kalimantan tetapi juga bagi Indonesia pada umumnya.
IKN menjadi kota modern dan maju karena berkonsep smart city, sponge
city, sekaligus forest city. Kemajuan di ibu kota negara akan
berpengaruh positif kepada rakyat karena kehidupan mereka akan menjadi lebih
baik.
Ibu Kota Negara akan dipindah
dari DKI Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. IKN yang diberi nama
Nusantara akan menjadi kota yang sangat istimewa karena berada di tengah hutan
alias forest city. Meski berada di tengah hutan, tetapi kotanya tetap
maju dan bahkan akan lebih modern daripada Jakarta.
Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pembangunan IKN
merupakan sebuah lompatan besar untuk transformasi menuju Indonesia maju. IKN
akan menunjukkan kebesaran bangsa Indonesia, mencerminkan identitas Indonesia,
menjamin keberlangsungan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Selain itu, IKN akan
memiliki standar internasional berupa smart city, forest
city, serta kota modern yang berkelanjutan.
Masyarakat tidak usah khawatir ketika ibu kota dipindah ke
tengah hutan di Kalimantan karena walau konsepnya forest city, di dalam
kota penuh dengan kemajuan. Nantinya semua administrasi dalam Kantor
Kepresidenan, Kementerian, atau Lembaga Negara, akan dibuat dalam versi digital
dan tidak usah memakai kertas. Saat akan mengurus formulir, cukup via aplikasi
atau Google form.
Kemajuan dalam bidang administrasi akan membawa banyak
keuntungan. Pertama, lebih hemat karena tidak usah membeli kertas, tinta, dan
printer. Kedua, jika alur adminsitrasi via digital maka akan lebih cepat
selesai, karena tidak usah berpindah loket atau meja admin. Masyarakat akan
bisa mengurus adminsitrasi ke ibu kota di Kalimantan, walau posisinya jauh
(misalnya di Jawa atau Sumatera) karena bisa diurus via online.
Ketika administrasi sudah via digital maka juga akan
memperkecil kemungkinan untuk pungli (pungutan liar) yang bisa saja dilakukan
oleh oknum pegawai nakal. Penyebabnya karena pengurusan surat-surat via online
dan masyarakat tinggal mengakses situs atau aplikasi, dan tidak butuh bantuan
manusia. Tidak akan ada lagi pegawai yang berjanji akan mempercepat pengurusan
surat penting tetapi dengan syarat harus memberi uang pelicin.
Kemajuan ini sangat baik bagi masa depan Indonesia karena
Indonesia akan bebas korupsi. Kemungkinan untuk pungli dan korupsi akan
dipangkas sampai habis karena digitalisasi pengurusan administrasi. Ketika para
pegawai negeri jujur dan tidak mau korupsi, maka Indonesia akan lebih maju
lagi.
Sementara itu, Muhammad Bijak Ilhamdani, Anggota DPRD
Penajam Paser Utara, mendukung penuh pembangunan IKN Nusantara. Menurutnya,
keberadaan IKN akan berdampak positif terhadap pembangunan dan perekonomian di
Kalimantan Timur.
Dalam artian, saat IKN dibangun maka yang pertama dibuat
adalah akses jalan menuju ibu kotanya, dan akan dibuat jalan raya dan jembatan
yang representatif. Tidak akan ada lagi jalan setapak atau jalan makadam,
tetapi jalan beraspal yang kualitasnya bagus, karena akan dilewati oleh truk
dan kendaraan besar yang mengangkut alat-alat untuk pembangunan IKN.
Kemudian, pembangunan gedung-gedung di IKN akan membuka
banyak lapangan kerja baru. Para pekerjanya juga dari penduduk asli Kalimantan,
sehingga bisa mengurangi tingkat pengangguran di Kalimantan. Jika banyak warga
asli yang memiliki pekerjaan maka taraf hidupnya akan meningkat, karena
memiliki gaji bulanan.
Kepala Otorita IKN Nusantara, Bambang Susantono, menyatakan
bahwa pemerintah akan mewujudkan konsep IKN tanpa kemiskinan. Semua layanan
akan ditata dengan baik, yakni layanan yang berhubungan dengan ekonomi dan
sosial. Misalnya fasilitas pendidikan, sosial, dll.
Dalam artian, fasilitas pendidikan akan ditata dengan baik
sehingga seluruh warga IKN bisa sekolah tinggi, baik penduduk asli maupun pendatang.
Jika mereka berprestasi maka bisa mendapatkan beasiswa sehingga tidak perlu
memikirkan biaya sekolah. Beasiswa diberikan dengan adil, untuk semua warga IKN
yang rajin.
Dengan pendidikan yang tinggi maka warga IKN akan jadi
sarjana berprestasi dan memiliki pekerjaan yang baik. Otomatis mereka memiliki
pendapatan yang bagus dan tidak akan jadi miskin, karena taraf hidupnya
meningkat. Efek domino positif ini yang akan diharapkan terjadi oleh
pemerintah.
IKN sangat unik karena berkonsep smart city sekaligus forest
city. Posisinya yang berada di tengah hutan tidak akan membuatnya jadi
terpencil. Justru IKN akan membawa Indonesia jadi lebih maju karena
jadi smart city. Di antaranya akan ada kendaraan listrik yang memudahkan
mobilitas masyarakat, bahkan ada bus kota tanpa sopir.
IKN Nusantara akan membawa Indonesia jadi lebih maju karena
dalam smart city, semuanya paperless alias tanpa kertas. Untuk
mengurus surat-surat penting dan administrasi hanya butuh formulir elektronik
dan aplikasi, sehingga bisa juga dilakukan dengan jarak jauh. Kemajuan dalam
IKN akan membawa kemajuan Indonesia karena negeri ini menjadi lebih modern.

Comments
Post a Comment