Tidak Hanya Sekedar Smart City, IKN Nusantara juga sebagai Generator Ekonomi Indonesia Masa Depan!


Design Ibu Kota Negara Nusantara. (Foto: Ist)

Jakarta –  Pembangunan IKN Nusantara merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun Indonesia. IKN diharapkan dapat mengurangi ketimpangan dan kesenjangan antar daerah, bahkan mampu menciptakan lapangan kerja yang bermuara pada penurunan angka pengangguran.

Dr. Handy Ari Wibowo, ST, MM, Ketua Pasca Sarjana IBMT Surabaya mengatakan, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara adalah salah satu wujud nyata keseriusan Pemerintah dalam membangun Indonesia, dimana kita tau ada tujuan yang ingin disampaikan oleh Pemerintah, yaitu mengurangi indeks ketimpangan, memudahkan mobilisasi, sekaligus pemerataan pembangunan yang selama ini hanya terfokus di daerah – daerah tertentu.

“Ketika Covid-19 menyerang, banyak masyarakat Indonesia yang terkena dampaknya, seperti PHK, sehingga diharapkan dengan pembangunan IKN Nusantara dapat membuka dan memperluas lapangan pekerjaan bukan hanya bagi masyarakat Kalimantan Timur saja, tapi juga masyarakat Indonesia pada umumnya. Sehingga SDM di Kalimantan dan sekitarnya dapat diberdayakan lebih maksimal,” ujar Handy melalui keterangannya, Jumat (11/11).

Masih menurut Handy, sebagai putra daerah Kalimantan, saya sempat merasa iri dengan kawan – kawan yang di pulau Jawa yang serba mudah untuk mendapatkan segala hal dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Sementara di Kalimantan SBPU saja langka, transportasi juga sulit. Untuk itu, dengan adanya IKN Nusantara, diharapkan Kalimantan sebagai pulau yang penghasilannya tinggi juga dapat sama dengan daerah lain yang sudah lebih maju seperti pulau Jawa.

Turut mendukung pemindahan IKN ke Kalimantan, Dr. Andi Hakim, Seorang pengamat sosiologi perkotaan mengatakan, ada beberapa syarat untuk mendukung perpindahan IKN ke Kalimantan. Syarat pertama adalah apabila wilayah kota tersebut sudah dianggap tidak lagi bisa diperluas, sehingga diperlukan suatu lahan baru yang cukup luas untuk menggantikan kota yang sudah maksimal pemanfaatan lahannya. Syarat berikutnya adalah Kota tersebut harus aman dari bencana alam dan yang jelas kota tersebut dapat dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi.

“Kalimantan Timur, saya pikir memenuhi syarat untuk membangun sebuah IKN, termasuk untuk pembangunan kawasan perekonomian. Walaupun tidak dalam waktu yang singkat, namun kita harus optimis bahwa IKN Nusantara akan mampu mewujudkan pemerataan ekonomi yang selama ini terakumulasi di pulau Jawa,” kata Andi melalui keterangannya, Jumat (11/11).

Menutup pembicaraan, Andi Hakim berharap, agar pembangunan IKN Nusantara dapat berjalan dengan baik dan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dan dilibatkan dalam proyek pemindahan IKN Nusantara ke Kalimantan.

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Jadilah Salah Satunya! Sekitar 2 Juta Penduduk akan Menghuni IKN Nusantara di 2045 dengan Sejumlah Fasilitas Modern Pendukung!

Wahyu Hidayat Jadi Danpaspampres Pertama dari TNI AU

Sarat Inovasi! Proyek IKN Gunakan Beton Cepat Kering dan Semen Hijau