Berikan Apresiasi, Jokowi Dorong Produk OMAI HerbaAsimor ber-TKDN Tinggi Atasi Stunting di Tanah Air
Presiden Jokowi yang didampingi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat menghadiri Business Matching Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Jakarta, Rabu (15/3). (Foto: Ist)
Jakarta – Presiden RI, Bapak Joko Widodo (Jokowi) menargetkan prevalensi stunting Indonesia di angka 14 persen pada 2024, sehingga dibutuhkan kerja sama pentahelix untuk menurunkan dari angka 21,6 persen saat ini.
Sejalan dengan target pemerintah tersebut, PT Dexa Medica sebagai perusahaan farmasi Indonesia turut berkontribusi melalui pengembangan produk Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) HerbaAsimor.
Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menargetkan prevalensi ada di angka 14 persen pada tahun 2024 mendatang, sehingga dibutuhkan kerja sama pentahelix untuk menurunkan dari angka 21,6 persen saat ini. Bahkan Jokowi juga mendukung penggunaan Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) untuk menekan angka stunting ini.
“Sudah banyak produk lokal yang masuk ke dalam e-Katalog, jangan dibiarkan saja tetapi harus dibeli. Kementerian, lembaga, BUMN, BUMD, pemerintah provinsi serta kabupaten/kota, semuanya tengok itu e-Katalog. Beli,” ujar Jokowi dalam sambutannya di acara Business Matching Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Istora Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta belum lama ini.
Sejalan dengan target pemerintah tersebut, di kesempatan yang sama, PT Dexa Medica sebagai perusahaan farmasi Indonesia turut berkontribusi mengatasi stunting dengan mengembangkan produk OMAI HerbaAsimor. HerbaAsimor sendiri dikembangkan dari kekayaan alam Indonesia yakni daun torbangun, daun katuk, dan ikan gabus.
Juru bicara Dexa Medica, Maret Yudianto memaparkan HerbaAsimor dapat membantu melancarkan ASI. Bahkan sudah digunakan oleh ibu menyusui di seluruh Indonesia.
“HerbaAsimor dapat membantu melancarkan dan meningkatkan kualitas ASI. Bahkan TKDN HerbaAsimor mencapai 81,9 persen dan sudah tayang di e-Katalog,” ungkap Maret.
Jokowi lantas mengapresiasi produk HerbaAsimor yang juga memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi ini untuk mencegah permasalahan tersebut. Dia juga menekankan kepada seluruh instansi pengguna anggaran negara dan daerah untuk membelanjakan anggaran dengan produk dalam negeri

Comments
Post a Comment